33+ Contoh Puisi Bahagia Untuk Jiwa Peraih Mimpi! (Terupdate)

Puisi Bahagia – Menjadi manusia yang bahagia ternyata tidak susah dan justru sangat mudah. Bahagia itu sederhana. Mensyukuri segala yang kita punya dan selalu tersenyum di setiap jengkal keadaan.

Sesimpel itu kita bisa hidup bahagia. Sejatinya kebahagiaan itu gak usah dicari. bahagia selalu bersama orang-orang yang selalu berbuat baik di setiap arah hidupnya.

Puisi ceria ini saya tuliskan untuk bisa berbagi kesenangan bersama kalian semua. Yaa siapa tau diantara kalian ada yang lagi banyak masalah atau beban pikiran.

Yuk sama-sama kita bahagia. Tinggalkan semua kesedihan, penat dan urusan-urusan yang hanya membuat kita terpuruk dan terjatuh. Karena bahagia itu sederhana. Berikut contoh puisi bahagia:

Puisi Bahagia Bersamamu

puisi, sajak, sajak bahagia, puisi bahagia, kata kata bahagia

Ingin bahagia
Tak perlu menunggu untuk dibahagiakan
Tapi kita yang memilih, mau bahagia sekarang
Atau menunggu cukup lama agar dibahagiakan seseorang

Bahagia itu bukan tentang diberikan momen istimewa oleh seseorang
Bukan juga kita mendapati apa yang kita mau
Tapi seberapa bersyukur kita
Dengan apa yang kita punya

Cobalah mensyukuri apa-apa yang sederhana
Tidak gampang mengeluh
Dan jangan membandingkan kehidupanmu
Dengan hamba lain diluar sana

Bahagiamu akan terus mengalir
Inti untuk meraih bahagia
Tingkatkan kualitas bersyukur
Dan selalu tersenyum

Jika syukurmu seujung jari
Yaa maka bahagiamu seujung jari pula
Dan jika syukurmu seluas semesta
Maka bahagiamu pun akan seluas semesta

Bahagia bukan sekedar soal harta dan bermewah-mewahan semata. bahagia itu adalah bisa bermanfaat untuk orang banyak terutama untuk orang yang kita cintai.

Bersyukur juga tanda kalau orang itu sudah bahagia. Tidak akan ada beban dalam hidupnya karena dia selalu bersyukur untuk apa yang telah Allah berikan.

Puisi Ceria Hingga Bahagia

puisi, sajak, sajak bahagia, puisi bahagia, kata kata bahagia

Terimakasih untukmu yang telah memberiku nyaman
Yang telah mengajarkanku tentang sabar
Ku tak pernah tau, bagaimana aku menemukanmu
Namun aku takkan pernah lupa dari arti pandanganmu

Aku bahagia
Aku senang dimilikimu
Kau jadikan aku sempurna
Kau tutup semua kekuranganku dengan cinta

Aku adalah orang yang sangat beruntung
Memiliki dan dicintai olehmu
Aku teramat sangat beruntung
Karena kau tak keluhkan segala kekuranganku

Terimakasih untukmu
Kau tetap memelukku erat
Walau salah terus ku perbuat
Walau terkadang bete yang kau dapat

Aku masih memiliki maafmu
Aku masih memiliki pundakmu
Redupkan duka yang aku derita
Hembuskan bahagia tanpa balas jasa

Memiliki orang yang sayang dengan kita adalah suatu nikmat yang sangat indah. Saling mencintai karena Allah, dan kelak akan berpisah karena Allah di ujung usia.

InsyaAllah mereka akan mendapatkan naungan yang dimana pada waktu itu gak ada naungan selain naungan-Nya. Yuk bentuk sebuah cinta karena Allah dan kelak nanti akan berpisah karena Allah juga.

Puisi Bahagia Anugerah Terhebat

puisi, sajak, sajak bahagia, puisi bahagia, kata kata bahagia

Kau anugerah yang Allah berikan
Walau kita tidak ada yang sempurna
Tapi kaulah yang selalu menyempurnakan
Aku dan kamu menjadi kita

Kamu mungkin memang manusia biasa
Yang hanya bisa memberikan kebahagiaan yang sederhana
Yang jauh dari kata mewah
Tapi cukup membuatku bahagia

Dari dia aku banyak belajar
Bahwa kebahagiaan tidak dinilai dari materi saja
Melainakan dari hati yang ikhlas
Dan tulus untuk membahagiakan hati

Aku memilihmu
Waktu pertemuan aku denganmu
Tuhan titipkan hatiku padamu
Aku beruntung memiliki dan dicintai oleh dirimu

Jika cinta memanggilmu
Maka dekatilah ia walau jalan terjal berliku
Jika cinta memelukmu
Maka dekaplah ia walau pedang disela-sela melukaimu

Cintailah mereka yang mempunyai hati yang ikhlas serta tulus untuk membahagiakanmu. Jangan sia-siakan mereka yang telah bisa membuat kita ceria dan bahagia.

Mereka yang selama ini kita cari, Menemani hati dikala sepi dan tertawa bersama disaat bahagia. Semua itu akan terasa sangat indah hingga pada waktunya.

Puisi Bahagia Bersamamu

puisi, sajak, sajak bahagia, puisi bahagia, kata kata bahagia

Nyaman itu
Ketika kita dan seseorang
Menjadikan hal yang kadang tidak penting
Sebagai bahan obrolan

Berada dalam kebersamaan
Yang hampir selalu menghasilkan sebuah senyuman
Berbagi kesedihan
Dan dijadikan sebagai bahan pelajaran kehidupan

Saling mengisi masa lalu
Dan kemudian tertawa riang
Merasa saling membutuhkan
Dalam menempuh perjalanan

Nyaman itu
Bahagia, dan bahagia itu sederhana
Terimakasih sudah selalu ada
Meski dengan cara yang sederhana

Kurang indah apa jika hidup ditemani oleh orang yang kita cintai. Sebuah hidup akan lebih berarti jika semua kita lakukan atas landasan ikhlas dan mengharap keridhoan-Nya.

Kita hidup untuk saling melengkapi. Tidak ada manusia yang sempurna. Diciptakannya perempuan dan laki-laki semata hanya untuk menjadi pasangan yang saling melengkapi dalam labuh cinta.

Puisi Tertawa Bahagia

puisi, sajak, sajak bahagia, puisi bahagia, kata kata bahagia

Hari ini
Jangan lupa bahagia
Karena bahagia
Kita sendiri yang cipta, bukan dia atau mereka

Jangan menunggu waktu yang tepat
Untuk melakukan sesuatu
Karena waktu hanya akan melewati
Bagi mereka yang hanya menunggu

Jangan menunggu bahagia untuk tersenyum
Tapi tersenyumlah agar kita merasa bahagia
Bahagiaku sederhana
Sesederhana ulat yang menjadi kupu-kupu

Sesederhana putik yang menjadi bunga
Dan sesederhana
Bila kamu bersedia
Bersanding di pelaminan bersamaku

Ashiapp. Sebagai seorang laki-laki  jangan takut untuk mengajak sosok pasangan idamannya untuk bersanding di pelaminan kelak.

Karena sorang wanita tidak terlalu butuh lelaki yang ganteng, kaya dan lainnya. Tapi yang namanya perempuan itu hanya butuh kepastian dan keberanian seorang laki-laki untuk berjabat tangan dengan ayahnya.

Ayo para jomblo gak usah terlalu mikirin kaya atau nggak nya, putih atau itemnya, jelek atau gantengnya diri kita. Yang penting kita siap memberikan kepastian dan selalu memperbaiki diri. So Simpel.

Puisi Bahagia Mengenalmu

puisi, sajak, sajak bahagia, puisi bahagia, kata kata bahagia

Suatu hari nanti
Kau akan menjadi manusia paling bahagia
Setelah sekian purnama terlewati
Semenjak sekian puluh hati menuggung rasa sakit hati

Kamu berjumpa dengan seseorang penawar hati
Suatu hari nanti, kau akan menemuinya di setiap malam
Semenjak janji terucap, setelah tangannya berjabat dengan sang ayah

Dua insan menjadi sepasang kekasih yang saling mengikat
Suatu hari nanti
Kau tak perlu lagi menjadi pecandu rindu
Menunggu senja hanya untuk menuliskan pesan rahasia

Dimana hanya kamu dan Tuhan yang saling bebisik
Berkisah tentang siapa yang sedang engkau damba
Suatu hari nanti, kau akan menjadi orang yang tak lagi merasakan kesakitan
Hanya karena kebohongan dan pengkhianatan

Karena seorang telah merenggut luka
Dengan hangatnya senyuman
Yaa, suatu hari nanti
Tak ada lagi melodi luka yang kau susun bersama kesedihan

Setiap detikmu adalah bahagia yang tak pernah bertepi
Yaa, disuatu hari nanti
Yang sengaja telah Allah siapakan
Untukmu yang selalu melangitkan doa tanpa henti

Ada kalanya kita harus memanjatkan doa untuk apa yang kita inginkan. Ini sudah menjadi keharusan bagi kita. Percuma ikhtiar tapi kalau tidak dibarengi dengan doa.

Alangkah baiknya ikhtiar jalan doanya juga jalan. Itu yang namanya komposisi yang sempurna. Ketika kita sudah melakukan keduanya pastikan kita akan menerima apapun hasilnya.

Puisi Bahagia

puisi, sajak, sajak bahagia, puisi bahagia, kata kata bahagia

Anda saja, aku mengenalmu hari ini
Seandainya kita saling menyapa lebih dari waktu itu
Dan andai saja aku bertemu denganmu bukan hanya sekedar bercerita
Ahh, sudah cukup

Sudah cukup aku berada dengan kata “seandainya”
Karena, aku tau itu bukan pelipur untuk hati yang lara
Biarkan aku tetap berdiri
Menata hati untuk kembali dalam diam akan sebuah rasa

Rasa yang seharusnya
Tak secepat ini aku padamkan dengan pisau kesakitan
Rasa yang seharusnya
Tak pernah aku coba untuk menyentuhnya

Salah memang, aku salah
Mempercayai rasa yang menggoda
Pada dia yang baru aku sapa
Menaruh rasa pada dia yang tak pernah menganggap aku ada

Kini aku telah tersadar
Tanpa mengerti apa yang aku rasa
Kembali pada lantunan bait doa pada-Nya
Sang Maha Cinta

Begitulah aku beradu kata dalam keikhlasan yang nyata
Tak perlu aku merintih dalam tangis
Untuk kesal karena sebuah rasa
Aku hanya tetap menjadi hamba yang kembali pada-Nya

Takdir Allah harus kita imani. Jangan bersedih kalau takdir itu tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Kita harus tau bahwa di balik semua itu Allah sudah mengatur sesuatu yang indah.

Karena rencana terbaik adalah rencana Allah. Kita sebagai hamba hanya bisa berharap dan berikhtiar. Soal hasil kita serahkan semua pada-Nya. Karena Allah yang Maha Tahu untuk kebaikan hamba-Nya.

Puisi Jomblo Bahagia

puisi, sajak, sajak bahagia, puisi bahagia, kata kata bahagia

Dalam bait doa yang melangit
Aku pasrahkan rasa yang tersisa
Aku hanya bisa menaruh harap
Bukan pada dia yang tak lagi berpinta

Aku sungguh tersadar bersama pelukan dari-Nya
sang Maha Cinta
Hai kamu
Pemilik nama yang pernah aku selipkan didalam doa

Tak perlu kau sembunyi
Dan mendapati sebuah sesal tak bicara
Memang, namaku tidak akan pernah hadir
Dalam setiap doamu pada-Nya

Tapi, tidak kah kamu dan aku pun tak tau
Nama yang tertulis di Lauhul Mahfudz-Nya
Jadi, salahkah jika aku masih menyelipkan namamu dalam doaku
Dan aku pun akan tetap berpinta pada-Nya
Dalam diam akan rasa yang penah terluka

Hanya sebuah nama yang tetap aku jaga
Dalam bait doaku pada-Nya
Dan tak akan lagi berharap pada selain Dia
Sang Maha Cinta, dan kini aku mengilkhlaskan hanya dia yang memilihkan

Yang namanya jodoh sudah ada yang mengaturnya. Gak usah terlalu dipikirin. Yang seharusnya kita lakukan adalah memperbaiki diri menjadi pribadi yang baik.

Karena jodoh kita nanti adalah cerminan diri kita. Kalau kita baik inyaAllah jodoh kita akan baik pula. Dan jika diri kita buruk maka jodoh kita pun akan demikian.

Puisi Penantian Untuk Bahagia

puisi, sajak, sajak bahagia, puisi bahagia, kata kata bahagia

Huruf saja membutuhkan jeda
Agar bisa terbaca dan terlihat indah
Lalu, mengapa kau tetap terus bertahan
dan memaksa hati terluka lebih dalam?

Berhentilah sejenak
Atau bahkan, jika mungkin tak perlu kau teruskan
Untuk apa berjuang tapi dilihat pun tak pernah
Semua nantinya akan menjadi penyesalan

Setiap diri membutuhkan jeda
Semua memiliki titik jenuh
Semua sejatinya penah lelah
Lalu, untuk apa memaksakan diri sedangkan hati tak mampu bertahan

Bukankah akan menjadi sebuah kesia-sian
Semua butuh jeda
Bahkan jika kau melihat rangkaian kata tanpa jeda
Pasti tak akan bisa terbaca

Kau melihat koma pada susunan kalimat?
Pasti kau bisa memahami apa maksudnya
Dan kau lihat ada sebuah titik pada suatu paragraf?
Agar kau tahu dimana seharusnya berhenti

Kita tidak boleh memaksakan kehendak. Jika memang gak mungkin buat diterusin yaa lebih baik dijeda sementara. Supaya tidak muncul hal-hal yang buruk.

Semua sudah ada saatnya. Berhenti untuk menyiapkan kemasan di masa depan. Gak bisa kita terus maju tanpa ada jeda. Semua suda ada waktunya dan kita paham akan itu.

Sajak Bahagia Dikala Diam

puisi, sajak, sajak bahagia, puisi bahagia, kata kata bahagia

Bukanlah semua yang memiliki awal akan berakhir juga
Begitu pula dengan kisah yang kau jalin dengannya
Jika bukan tersebab sesuatu yang pasti
Tentu aku akan berakhir juga bukan?

Tak perlu kau membuat dirimu meratap
Mengemis kasih sayang kepada sesiapa
Yang bahkan melihatmu pun tak pernah
Menganggap ada pun tidak

Menyapa pun sangat enggan
Untuk apa? Berhentilah sejenak, sebentar saja
Beri sedikit ruang hatimu, untuk belajar bagaimana istirahat dengan baik
Tanpa memaksa untuk meninggalkan dan melupa

Tapi berilah waktu sejenak
Agar kau tau
Betapa banyak waktu yang terbuang percuma
Hanya untuk memikirkannya

Sejenak saja
Jika engkau sudah nyaman
Untuk apa kembali
Dan beri hatimu kebebasan, kembalilah kepada Sang Pemilik Hati

Aku simpan rapat rasa dalam doa
Rindu tetap menjadi penguatnya
Puisi yang menjadi penawarnya
Allah terus menjadi penjaganya

Sampai waktu nanti mempertemukan
Dan aku harap, kamulah penerimanya
Jika itu adalah sebuah rasa cinta
Aku akan menutupinya dengan sebaik penjagaan

Percuma jika rasa yang kita miliki diungkapkan kepada seseorang itu tanpa ada suatu kepastian dari kita, yang kadang masih labil. Simpan rapat rasa kita dan serahkan semuanya kepada Allah.

Tuangkan aja semuanya dalam doa kita di sepertiga malam. Persembahkan munajat terbaikmu. Ceritakan semua pada-Nya. InyaAllah Dia akan medengarkan seluruh keluh resah hatimu.

Puisi Semoga Tersemogakan

puisi, sajak, sajak bahagia, puisi bahagia, kata kata bahagia

Tanpa aku harus utarakan padamu
Kau akan tetap paham
Bahwa cinta dari-Nya
Tak akan pernah hilang jika tak terucapkan

Maka, inilah aku pilihkan kebaikan untuk kita
Untuk menjaga rapat rasa yang mendera
Sesak memang, namun jika nantinya kau adalah sebagian dari doaku
Aku harap, Allah memberikan sepenuhnya jawaban atas kita

Yaa, menjadi penggenap sampai maut meregang nyawa
Tak terpungkiri, bahwa segala rindu tetap menghantui jiwa
Menjadi sebuah bongkahan yang membatu
Menyesakkan tiap relung pilu

Dan aku hanya sanggup meredupkannya
Dengan untaian puisi dan kata
Tanpa sebab yang pasti dan nyata
Namun kenyataannya, aku akan tetap terus merindukannya

Jika nantinya, tiap munajat yang aku panjatkan
Telah berada pada ujung waktu
Aku tak ingin seorang pun menganggu
Sebuah takdir antara aku dan kamu

Semoga
Kau adalah penerima
Atas segala penyerahan cintaku pada-Nya
Dan aku adalah sepenuhnya jawaban atas pencarianmu

Jika benar cinta utarakan semuanya kepada Allah melalui rangkaian doa terbaikmu di sepertiga malam. Itu adalah langkah yang sangat tepat untuk kita jalani.

Berdoa dan selalu berusaha memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang shaleh dan shalehah. Menjadi kesayang keluarga, bangsa dan juga agama.

Penutup

Puisi atau sajak bahagia ini saya buat untuk memberikan gambaran bahwa untuk menjadi bahagia itu sangat mudah. Tidak ada yang susah selagi kita berusaha untuk mengejarnya.

Kita terlahir untuk menjadi seorang pejuang, bukan pecundang. Kita terlahir untuk menjadi pemain bukan penonton. Menjadi seseorang pemberani untuk meraih mesa depan dengan kebahagiaan.

Percaya atau tidak, saat aku membuka mata, kau adalah orang pertama yang aku pikirkan. Untuk soal memperbaiki diri, tidak peduli kau percaya atau tidak, kau alasan ku untuk tetap menjaga hati serta terus memperbaiki diri.

Eh Komen Dong..

%d blogger menyukai ini: