Renungan Pagi Dengan Sejuta Kebaikan Dunia dan Akhirat

Ini adalah Renungan pagi yang akan mambuat diri anda lebih dekat kepada Allah SWT. Renungkanlan berbagai nikmat yang telah Allah kasih kepada kita.

Allah telah memberikan nikmatnya dari segala penjuru. Baik dari atas maupun dari bawah. Yaitu berupa kedamaian, kesehatan, pakaian, makanan, air dan udara.

Tanpa kita sadari bahwa sebenarnya kita sudah menggenggam dunia dengan nikmat tersebut, yang sudah Allah kasih untuk para hamba-Nya.

Dengan status kita sekarang yang telah mendapatkan banyak nikmat. Kita harus lebih sering merenungkan nikmat yang telah Allah beri untuk kita.

Bersyukur

Bersyukur
islamkafah.com

Kita sudah diberi nikmat oleh Allah sebuah lisan, dua mata, dua bibir, dua tangan dan sepasang kaki. Maka nikmat Allah itu sangatlah jelas untuk kita syukuri.

Merenung bukanlah sekedar mengeluarkan air mata saja. Tetapi renungan yang benar iyalah bersyukur atas apa yang telah Allah kasih untuk kita.

Kita haruslah tau diri atas apa yang telah kita perbuat kepada Allah. Dengan segala nikmat-Nya kalau dibandingkan dengan diri kita sekarang. Apa pantas kita mendapatkan nikmat tersebut?

Renungan pagi ini tidak bertujuan untuk menghambat aktivitas keseharian anda. Tetapi kita juga harus tau kalau kita mempunyai kewajiban untuk bersyukur atas apa yang telah allah beri.

Renungkan!

Renungkan!
sebarr.com

Apakah menurut anda ini adalah hal yang sepele jika anda masih bisa berjalan menggunakan kedua kaki anda dengan sangat enaknya.

Padahal masih banyak diluar sana yang ingin sekali memiliki kaki yang sehat sepertimu. Apakah ini hal sepele. Disaat anda bisa bertumpu pada betis anda, sedangkan banyak diluar sana yang betisnya teramputasi?!

Apakah ini sesuatu hal yang sepele, dikala anda bisa tidur nyenyak diatas tumpukan kasur yang empuk. Sedangkan di Palestina sana, banyak saudara kita yang tidak bisa tidur lantaran peperangan.

Dikala anda bisa menigisi perut anda denga makanan yang lezat. Sedangkan banyak saudara kita yang sedang membutuhkan makanan untuk kehidupan mereka.

Renungan pagi ini bertujuan untuk memberikan anda rasa kasian. Tetapi bertujuan untuk membangkitkan rasa empati anda dan memperbanyak bersyukur.

Nikmat itu Indah

Nikmat itu Indah
1zoom.ru

Anda masih mempunyai sepasang mata yang tidak buta. Anda masih mempunyai pendenganran yang tidak tuli. Kulit mulus anda yang tidak terjangkit penyakit kusta, serta akal anda yang masih bisa berfikir.

Apakah anda mau jika nikmat pengelihatan anda di tukar hanya demi mendapatkan hal yang duniawi yaitu dengan segunung emas?

Maukah anda menjual pendengaran anda dengan sebukit emas yang tidak akan habis dipakai untuk seribu keturunan yang nanti anda miliki?

Inginkah anda membeli sebuah istana yang sangat megah dengan lisan anda sehingga anda tidak akan bisa lagi berbicara dan tertawa bersama saudara.

Apakan anda mau menukar kedua tangan anda dengan segudang kalung dan cincin berlian yang mempunyai nilal jual yang sangat mahal.

Manfaatkanlah nikmat resebut untuk hal-hal yang bisa bermanfaat juga untuk orang banyak, dan bisa untuk sarana anda mencari bekal untuk tabungan nanti di akhirat.

Baca juga: Pengertiaan Ekonomi Syariah dengan Segudang Manfaatnya

Berfikirlah!

Berfikirlah!
kopiracikbumbuarabindonesia.com

Allah SWT telah memberi kita banyak sekali nikmat. Akan tetapi kita tidak sadar akan nikmat itu. Kita hanya menikmatinya untuk hal yang terkadang melalaikan.

Anda sering risau, sedih dan gelisah. Padahal anda masih bisa mengunyah roti gandum yang sangat nikmat tanpa ada halangan.

Anda masih bisa menikmati air dingin, tidur dengan nyenyak, dan menjalani kehidupan dalam kondisi yang insyaAllah selalu sehat.

Anda terlalu memikirkan sesuatu yang tiada. Sementara anda lupa akan kewajiban kita untuk bersyukur terhadap apa yang sudah ada.

Terlalu Memikirkan Dunia

Terlalu Memikirkan Dunia
keepo.me

Anda terlalu mementingkan urusan dunia dibandingkan urusan akhirat. Anda hanya sibuk mencari harta dunia dibandingkan kebaikan akhirat.

Kalian padahal sudah memegang kunci kebahagiaan dan berjuta-juta nikmat yang tanpa kita sadari. Karena kita terlalu sibuk mengejar dunia yang fana ini.

Nikmat yang sudah terdapat pada diri kita itulah kunci kebahagiaan yang kita miliki. Itulah sarana kita untuk lebih dekat kepada Allah SWT.

Jangan jadikan nikmat yang telah Allah kasih kepada hamba-Nya hanya untuk menjauhkan kita dari ketaatan beribadah kepada-Nya.

Gunakan nikmat ini untuk lebih mencintai-Nya dan lebih dekat kepada-Nya. Itu akan lebih baik di sisi Allah. InsyaAllah.

Jangan Membuang-Buang Waktu!

Jangan Membuang-Buang Waktu!
seputarmahasiswa.com

Renungan pagi ini untuk sarana kita memperbaiki diri menjadi seorang hamba yang lebih taat kepada-Nya. InsyaAllah tidak akan sia-sia waktu kita jika dihabiskan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Waktu ini tidak boleh kita gunakan untuk hal-hal yang dapat menjerumuskan kita kepada kemaksiatan atau perbuatan dosa.

Jika mempunyai waktu luang, gunakanlah untuk mendekatkan diri kepada Allah.  Seperti mengaji, menghafal, memuroja’ah Al-Quran.

Renugkan dan bersyukurlah! Lihatlah diri anda. Renungkan keluarga, pekerjaan, kesehatan, teman-teman anda, dan dunia di sekitar anda.

Karena banyak orang yang sudah mendapatkan banyak nikmat tapi mereka tidak bersyukur. Jadilan hamba yang taan akan kepada-Nya!

 

Eh Komen Dong..

%d blogger menyukai ini: